Sebuah planet yang indah menurut saya,merah,pucat,penuh dengan kemarahan, ketidakpuasan,dan sebuah bentuk dari pembangkangan.
Kenapa hanya mars yang berwarna merah?
Tuhan maha besar,entahlah,bahkan mahluk paling pintar dijagat bumi inipun hanya bisa mengintai dari bumi dan sesekali mendarat dan membiarkan mahluk-mahluk tolol yang terbuat dari besi,mungkin baja,yang meneruskan melakukan penelitian dan entah apa yang ditelitinya.
Sebuah jejak kebodohan dari sebagian besar para peneliti yang dengan sengaja merusak ekosistem di Mars,dan membiarkan mahluk-mahluk besi itu berkeliaran di planet yang tuhan tak berpenghuni itu.
Dan sebuah kebohongan luar biasa jika di Mars dikatakan ada yang berkembang biak bahkan hidup..haha.
Selain dari imajinasi sebuah band dari The Upstairs yang berjudul 'Apakah aku ada di Mars,ataukah mereka mengundang orang Mars?' Selebihnya saya malas membicarakan tentang apa yang diperoleh dari hasil penelitian dari para peneliti kampungan itu.
hmm,saya coba membandingkan Mars dengan Bumi,
Bumi berwarna biru,ke hijau-hijauan. Indah bukan buatan kawan!
Tapi terdapat ironi besar di dalam bumi. Semua penduduknya penuh dengan kemarahan, pembantaian,perang dan tak ada belas kasihan. Semua ciptaan alam yang diciptakan tuhan pun dirusak oleh mahluk yang paling pintar dijagat bumi,tak lain tak bukan Manusia!
Berbagai penyakit Bumi pun muncul yang kadang itu ulah manusia sendiri. Mulai dari gempa bumi,kebakaran hutan,banjir,Tsunami,dan yang paling hangat adalah Global Warming. Akh..kita pun akan terkena bencana dengan ulah manusia itu sendiri.
Bukan hanya bencana alam,sifat manusia yang tamak,ingin menguasai,dan tak pernah puas, menjadikan para manusia berperang membela ego mereka masing-masing,dan yang dibantai-nya pun tak lain saudaranya sendiri.Ironis!
Sedangkan di Mars,apakan kawan-kawan semua pernah mendengar ada Tsunami di Mars? Ada gempa bumi? Ataukah beberapa puluh mahluk mars mati karena dibantai saudaranya sendiri? Pastinya tidak ada,dan mungkin tak akan pernah ada. karena Mars diciptakan tuhan dengan damai,tak berpenghuni dan misterius.
Sekali lagi kawan,Tuhan maha besar. Biarlah Mars dengan kemisteriusan-nya. Saya pun tidak ada keinginan untuk tinggal di Mars,heii..nanti dengan apa saya makan? Dengan siapa saya punya pacar? Dengan apa saya mendengarkan musik? haha..tak bisa dibayangkan!
Saya tetap mencintai Bumi. Saya juga ingin mencintai Mars! Tetapi dengan kemisteriusan-nya saya rasa bukan hal yang mudah.haha..
Cheers*
Kenapa hanya mars yang berwarna merah?
Tuhan maha besar,entahlah,bahkan mahluk paling pintar dijagat bumi inipun hanya bisa mengintai dari bumi dan sesekali mendarat dan membiarkan mahluk-mahluk tolol yang terbuat dari besi,mungkin baja,yang meneruskan melakukan penelitian dan entah apa yang ditelitinya.
Sebuah jejak kebodohan dari sebagian besar para peneliti yang dengan sengaja merusak ekosistem di Mars,dan membiarkan mahluk-mahluk besi itu berkeliaran di planet yang tuhan tak berpenghuni itu.
Dan sebuah kebohongan luar biasa jika di Mars dikatakan ada yang berkembang biak bahkan hidup..haha.
Selain dari imajinasi sebuah band dari The Upstairs yang berjudul 'Apakah aku ada di Mars,ataukah mereka mengundang orang Mars?' Selebihnya saya malas membicarakan tentang apa yang diperoleh dari hasil penelitian dari para peneliti kampungan itu.
hmm,saya coba membandingkan Mars dengan Bumi,
Bumi berwarna biru,ke hijau-hijauan. Indah bukan buatan kawan!
Tapi terdapat ironi besar di dalam bumi. Semua penduduknya penuh dengan kemarahan, pembantaian,perang dan tak ada belas kasihan. Semua ciptaan alam yang diciptakan tuhan pun dirusak oleh mahluk yang paling pintar dijagat bumi,tak lain tak bukan Manusia!
Berbagai penyakit Bumi pun muncul yang kadang itu ulah manusia sendiri. Mulai dari gempa bumi,kebakaran hutan,banjir,Tsunami,dan yang paling hangat adalah Global Warming. Akh..kita pun akan terkena bencana dengan ulah manusia itu sendiri.
Bukan hanya bencana alam,sifat manusia yang tamak,ingin menguasai,dan tak pernah puas, menjadikan para manusia berperang membela ego mereka masing-masing,dan yang dibantai-nya pun tak lain saudaranya sendiri.Ironis!
Sedangkan di Mars,apakan kawan-kawan semua pernah mendengar ada Tsunami di Mars? Ada gempa bumi? Ataukah beberapa puluh mahluk mars mati karena dibantai saudaranya sendiri? Pastinya tidak ada,dan mungkin tak akan pernah ada. karena Mars diciptakan tuhan dengan damai,tak berpenghuni dan misterius.
Sekali lagi kawan,Tuhan maha besar. Biarlah Mars dengan kemisteriusan-nya. Saya pun tidak ada keinginan untuk tinggal di Mars,heii..nanti dengan apa saya makan? Dengan siapa saya punya pacar? Dengan apa saya mendengarkan musik? haha..tak bisa dibayangkan!
Saya tetap mencintai Bumi. Saya juga ingin mencintai Mars! Tetapi dengan kemisteriusan-nya saya rasa bukan hal yang mudah.haha..
Cheers*
1 comments:
looks ironic ya..
but god always have plan rite?
--- God works in funny way ---
--- ^_^ ---
Posting Komentar